Berita

Aman Abdurrahman/Net

Pertahanan

Eks Napiter: Ajukan Pledoi, Aman Abdurrahman Kafir!

JUMAT, 25 MEI 2018 | 02:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mantan petinggi Jamaah Islamiah, Nassir Abbas tertawa mendengar kabar pengajuan nota pembelaan alias pledoi pimpinan Jamaah Ansharut Daullah (JAD), Aman Abdurrahman.

Menurut dia, pengajuan pledoi membuktikan bahwa Aman mengakui prosedur hukum di Indonesia.

"Ketika dituntut hukuman mati dia ingin menulis pembelaan. Bukankah ini dari sistem pengadilan Indonesia?” kata Nassir saat menjadi pembicara dalam diskusi publik metamorfosis ISIS dari penjara hingga keluarga di Gedung Tempo, Kamis (24/5).


"Berarti sama saja dia (Aman Abdurrahman, red) ikutin sistem pengadilan di sini. Kafir juga dia,” sambung dia.

Aman, kata Nassir, juga tidak konsisten dengan pendirian dan ideologinya karena mengajukan pledoi. "Sekelas Abu Bakar Baasyir misalnya memohon itu artinya kafir. Atau mengajukan bebas bersyarat itu juga kafir. Sekarang dia?” jelas dia.

Bukan tanpa sebab,  menurut Nassir, Aman mengkafirkan pemerintah dan siapa saja yang tak ikut dengan alirannya.

"Bagi Aman dan pengikut, tidak ada hukum pemerintah dan mereka tidak mengakui adanya NKRI," tandasnya.

Untuk diketahui, hari ini pentolan JAD itu bakal menjalankan sidang pleidoi. Rencananya Aman bakal membacakan nota pembelaannya secara pribadi. Pledoi itu berbeda dengan yang disusun oleh tim pengacaranya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya