Berita

Jokowi/Net

Politik

Dolar Tembus Rp 14.000, Jokowi Bisa Lengser Seperti Soeharto

RABU, 23 MEI 2018 | 13:37 WIB | LAPORAN:

Masalah ekonomi bisa membawa seorang pemimpin digulingkan dari singgasananya.

Di Indonesia, fenomena ini pernah terjadi pada tahun 1998. Saat itu kesulitan ekonomi telah memicu konflik sosial yang berujung pada pelengseran Presiden Soeharto oleh mahasiswa.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem), Syafti Hidayat menjelaskan bahwa salah satu indikasi ekonomi bermasalah adalah nilai rupiah yang merosot. Kata dia, hal ini bisa merontokkan fundamental ekonomi bangsa, menggerus cadangan devisa, dan menggelembungkan utang luar negeri negara.


“Termasuk, memicu gelombang PHK (pemutusan hubungan kerja) dan memicu kenaikan harga-harga barang dan jasa," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/5).

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Uchok ini khawatir nasib Presiden Joko Widodo bisa seperti Soeharto di tahun 1998. Apalagi nilai tukar rupiah saat ini sudah menembus angka Rp 14.000 per dolar AS. Nilai ini hanya selisih seribu perak dari nilai tukar rupiah saat Soeharto lengser, yaitu sebesar Rp 15.000 per dolar AS.

"Pada kondisi ini kekuasaan tinggal menunggu waktu seperti telur diujung tanduk. Tergantung kemampuan mereka untuk bertahan. Karena soal ekonomi tak mudah diselesaikan seperti membalik telapak tangan. Soekarno dan Soeharto jatuh karena faktor krisis ekonomi," tukasnya. [ian]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya