Ryan Giggs menilai Gareth Bale siap jadi pembeda di final Liga Champions yang perÂtemukan Real Madrid vs Liverpool. BagaimaÂna prediksi eks pemain Manchester United tersebut?
Bale tidak begitu bersinar musim ini. Banyak dirundung cedera membuatnya hanya berÂmain 38 kali di semua ajang bersama Madrid. Meski begitu, Bale masih bisa menyumbangÂkan 19 gol.
Bale belum tentu akan menÂjadi starter saat Madrid mengÂhadapi Liverpool dalam final Liga Champions di Stadion NSC Olimpiyskiy, Kiev, Ukraina, Ahad (27/5) dini hari WIB. Tapi, Giggs yakin Bale bisa jadi pembeda.
"Setiap kali Gareth bermain dia akan memberi pengaruh. Itu menunjukkan betapa profesionÂalnya dia, dia tidak ngambek (ketika jadi pengganti) karena dia selalu terlihat akan masuk ke lapangan dan bikin gol," kata Giggs seperti dikutip
BBC. "Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia dan setiap kali masuk ke lapangan dia membuat perbedaan. Dia akan berpikir jika menjadi starter, maka bagus. Tapi jika tidak, dia siap bikin gol penentu kemenangan," tegas Giggs, yang juga pelatih Bale di timnas Wales.
Jelang pertandingan final Liga Champions yang sudah dalam hitungan hari, Jurgen Klopp menegaskan kesiapan tim asuÂhannya untuk menghadapi Real Madrid. Manajer asal Jerman itu menegaskan para pemainnya tidak akan gentar menghadapi Cristiano Ronaldo dkk.
"Jika saya bertanya kepada anak-anak, 'Apa yang ingin Anda lakukan dalam pertandÂingan ini?' mereka akan menÂgatakan, 'Apa yang selalu kami lakukan'. Saya sangat yakin itu akan menjadi jawabannya," ujar Klopp.
"Dalam sepak bola Anda selalu harus mencoba menciptaÂkan rencana untuk mengecilkan kualitas lawan. Namun, Anda juÂga harus bisa membawa kualitas Anda sendiri. Jika kami hanya memikirkan cara mengecilkan kualitas mereka, itu akan cukup sulit."
Klopp mengakui bahwa Real Madrid merupakan satu dari beberapa klub kuat dalam beberapa tahun terakhir. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu juga mengakui Los Blancos lebih difavoritkan untuk menÂjadi juara Liga Champions. Namun, Klopp juga menegasÂkan Liverpool bukanlah sebuah tim underdog.
"Ada tiga klub dominan dalam beberapa tahun terakhir, Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munchen. Kami menghadapi satu dari mereka di pertandinÂgan final sehingga siapa yang seharusnya menjadi favorit? Saya tidak ada masalah dengan situasinya. Bukan berarti saya ingin menjadi underdog. Saya tak merasa kami seperti underÂdog," tegas Klopp.
"Namun, ya mereka memang favorit, mereka tahu segalanya, mereka bisa menuliskan skrip untuk pertandingan final karÂena mereka punya pengalaman tampil di empat final dalam lima tahun trakhir. Kami tak bisa, tapi tak ada masalah dengan hal itu," lanjut manajer Liverpool itu. ***