Berita

Politik

Demonstran "Jokowi Pemimpin Haram" Dipukul Dan Ditangkap

SENIN, 21 MEI 2018 | 21:45 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Demonstrasi "Refleksi 20 Tahun Reformasi; Jokowi Pemimpin Haram", di depan Istana Negara siang tadi berakhir ricuh.

Sedikitnya lima aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Jakarta ditangkap.

"Ya, ada lima yang ditangkap. Sekarang sudah dibebaskan," kata kordinator lapangan Maftuh IM kepada redaksi, Senin malam (21/5).


Mereka yang ditangkap adalah Ketua HMI MPO Cabang Jakarta Al Azhar Musa, Alfian (pengurus cabang), Luki Mahendra (Ketua KPC Cabang Jakarta), Arfir dan Arnold (anggota komisariat).

Maftuh juga membenarkan terjadi pemukulan oleh aparat saat unjuk rasa berlangsung. Selain Maftuh, peserta aksi yang jadi korban pemukulan adalah seorang pengurus cabang atas nama Ahmad Kelrey.

"Yang kena pukul dibawa ke RS Tarakan," terangnya Maftuh.

Dalam aksi itu, demonstran menilai di era kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia malah diwarisi segudang masalah. Hal ini terbukti dari ketidakmampuan menjaga stabilitas ekonomi, anjloknya nilai tukar rupiah dan membengkaknya utang negara.

Janji nawacita mereka nilai tidak ada realisasinya. Yang terjadi malah impor beras dan garam. Belum lagi membanjirnya tenaga kerja asing di Tanah Air hingga persoalan terorisme yang tidak mampu diatasi.

"Presiden Jokowi tidak mampu memenuhi janji politiknya, bahkan ingkar janji. Maka kami HMI MPO Cabang Jakarta mengharamkan orang munafik untuk memimpin republik ini," ujar Ketua HMI MPO Cabang Jakarta Al Azhar Musa di sela aksi.[dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya