Berita

Foto: Net

Bisnis

Pulangkan Semua TKA Unskill Ke Negerinya

SENIN, 21 MEI 2018 | 10:44 WIB | OLEH: RATNA SARUMPAET

PADA #MayDay2018 di seluruh Indonesia puluhan (mungkin ratusan) ribu buruh memekik menolak tenaga kerja asing (TKA) unskill (tidak terampil), terutama yang dari Tiongkok.

Sesuai hasil investigasinya yang menunjukkan adanya 'maladministrasi' dalam pelaksanaan Perpres Nomor 20 Tahun 2018, Ombudsman sudah meminta pada pemerintah agar segera memulangkan semua TKA Unskill.

Kedatangan Perdana Menteri China, Li Keqiang di Jakarta keesokan harinya, yang secara tegas dan di hadapan Presiden RI, Pak Jokowi meminta pada para Investor China di Indonesia agar mengutamakan pekerja lokal, menjadi sangat penting dan memberi harapan.


Namun, ketika kebisingan protes tentang TKA unskill mulai tak terdengar, aku mengira Presiden Jokowi sudah memerintahkan pada jajarannya memulangankan semua TKA unskill ke negaranya, dan mengira Menteri Tenaga Kerja dan lembaga-lembaga terkait telah secara diam-diam melaksanakannya, ternyata tidak.

Di tengah tersedotnya perhatian dan pikiran kita pada kasus terror bom bunuh diri di Surabaya, buruh-buruh Unskill dari Tiongkok yang kembali diam-diam mengepung Indonesia mulai merebak dalam bisik-bisik.

Bagi saya pribadi berita itu tidak sekedar kasak-kusuk. Paling tidak di Morowali, di wilayah yang saya (Ratna Sarumpaet Crisis Center) tangani, itu benar-benar terjadi. [***]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya