Berita

Foto: TIME

Dunia

Resmi, Tim Penyidik PBB Dikirim Ke Gaza

MINGGU, 20 MEI 2018 | 07:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sebanyak 29 negara mendukung keputusan PBB mengirimkan tim internasional untuk menyelidiki pembantaian terhadap warga Gaza yang dilakukan tentara Israel hari Senin lalu (14/5).

Sebanyak 29 negara mendukung resolusi itu dalam voting yang dilakukan Dewan HAM PBB (United Nations Human Rights Council/UNHRC). Adapun 14 negara memilih tidak bersuara.

Hanya Amerika Serikat dan Australia yang menolak.


Resolusi pengiriman tim penyidik itu menjadi perdebatan serius dalam pertemuan sesi khusus ke-28 yang diselenggarakan atas undangan ketua UNHRC Zeid Ra'ad al-Hussein.

Gelombang demonstrasi warga Palestina di Gaza dimulai pada tanggan 30 Maret yang dikenal sebagai Hari Tanah Palestina. Mereka menuntut agar Israel mengembali tanah bangsa Palestina yang diambil paksa selama dan setelah negara Israel didirikan pada 14 Mei 1948.


Pada hari pertama demonstrasi penembak jitu Israel menewaskan 17 orang Palestina. Protes keras disampaikan berbagai kelompok HAM internasional namun tidak mendapat perhatian. Sejauh ini Israel telah menewasakan tak kurang dari 100 orang termasuk di dalamnya wartawan, paramedis, dan anak-anak.

Ribuan lainnya luka-luka akibat serangan tentara Israel.

Dalam pertemuan Dewan HAM PBB, Pelapor Khusus PBB Michael Lynk mengatakan, Israel menggunakan kekuatan yang begitu besar yang setara dengan kejahatan perang. [dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya