Berita

Chen Long/Net

Olahraga

China Berpeluang Sapu Bersih Gelar

Jelang Piala Thomas & Uber
SABTU, 19 MEI 2018 | 10:12 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tim China berpotensi besar menyapu bersih gelar di Piala Thomas dan Uber tahun ini di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei. Skuat Tirai Bambu itu diisi pemain-pemain unggulan.

Tim Thomas China terdiri dari Chen Long, Shi Yuqi, dan Lin Dan. Ketiga pebulu tangkis tunggal putra ini masuk dalam daftar delapan besar dunia.

Mereka juga akan dilengkapi dua ganda kuat, yakni Li Cheng/ Zhang Nan dan Li Junhui/Liu Yuchen, yang masing-masing berada di peringkat ketiga dan keempat dunia. "Tim putra China kuat tahun ini. Semua negara berharap menghindari mereka," kata jur­nalis kawakan bulu tangkis surat kabar The Star, Malaysia, Rajes Paul, dikutip AFP.


Menurutnya, kemungkinan besar pesaing utama China ada­lah Jepang.

"Jepang kemungkinan akan menjadi rival utama tim Thomas China dengan kehadiran Kento Momota (tunggal putra)," ujar Rajes. Momota baru kembali di­percaya memperkuat tim nasional pada kalender kompetisi 2018 setelah bebas dari sanksi judi ile­gal yang menyebabkan dia gagal tampil pada Olimpiade Rio 2016.

Sejak kembali ke timnas Jepang, Momota secara menge­jutkan mengalahkan Chen Long pada final Kejuaraan Asia 2018, April lalu. Sebelumnya, Momota menundukkan Lee Chong Wei (Malaysia) pada babak semi­final.

Tim Thomas China berada di Grup A bersama India, Prancis, dan Australia.

Mereka berpeluang menjadi juara grup setelah India tidak mengirim tunggal putra terbai­knya, Kidambi Srikanth, karena difokuskan tampil pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Tahun ini, tim putra China kembali berambisi merebut Piala Thomas yang pada dua edisi gagal mereka pertahankan. Pada Piala Thomas 2016, Denmark keluar sebagai juara setelah mengalahkan Indonesia 3-2. Perjalanan Chen Long dkk. terhenti pada babak perempat final.

Adapun tim putri China ingin memenangi Piala Uber untuk kali keempat secara beruntun. Tim putri China tercatat meraih Piala Uber pada 1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1994, 1998, 2000, 2002, 2004, 2008, 2012, 2014, dan 2016 atau sebanyak 14 titel.

Optimisme China didukung dengan tunggal putri peraih medali emas Olimpiade London 2012, Li Xuerui. Akan tetapi tim tuan rumah, yakni Thailand berharap andalannya di sektor tim putri setidak-tidaknya bisa menembus semifinal. "Kami berharap tim putri bisa masuk ke semi final," kata Grithtin Kridtanukoon, pelatih tim Thailand. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya