Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Minta Siskamling Aktif Cegah Kelompok Teror

KAMIS, 17 MEI 2018 | 00:35 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menilai untuk mempersempit jaringan teror, sistem keamanan keliling (Siskamling) perlu ditingkatkan kembali.

Menurutnya Siskamling merupakan sistem keamanan khas Indonesia. Siskamling juga wujud dari rasa gotong-royong.

"Ini sistem keamanan khas Indonesia, kita perlu peran RT, RW, Lurah untuk menjaga keamanan kita," kata Prabowo di komplek DPR, Jakarta, Rabu, (16/5).


Lebih lanjut, Prabowo menilai di era orde baru, Siskamling berjalan secara terstruktur dan sistematis. Hal ini membuat keamanan di masa itu relatif cukup baik.

Menurutnya upaya pencegahan dini seperti itu sangat efektif untuk menanggulangi terorisme. Bahkan saat berkunjung ke Swis, negara di eropa itu juga mempraktekkan Siskamling.

"Bukan untuk ngintelin tetangga tapi untuk waspada, kalau ada orang yang sering jelek-jelekin agama lain, itu sudah indikasi," bebernya.

Mantan Danjen Kopassus ini tidak ingin menyalahkan intelijen yang tidak mampu membaca aksi teror belakangan ini. Menurutnya, bukan hanya Indonesia, negara besar Amerika Serikat saja masih sering kecolongan aksi teror.

"Kejahatan itu dari niat, tidak mungkin bisa ngintelin seratus juta orang," pungkasnya. [nes]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya