Berita

Politik

PDIP Jadi Satu-Satunya Partai Se-ASEAN Yang Bersertifikat ISO

SELASA, 15 MEI 2018 | 22:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan merupakan satu-satunya partai politik di kawasan ASEAN yang bersetifikat International Organization for Standardization (ISO) sejak tahun 2017 lalu. ISO merupakan salah satu standar internasional dalam sebuah sistem manajemen untuk pengukuran mutu organisasi.

Menurut CEO Lembaga Sertifikasi Internasional Certification Services (ICSM) Indonesia, Nosa P Kurniawan, sertifikat ISO ini merupakan hasil audit berkala tahunan, apakah yang pernah dikeluarkan tahun lalu sistemnya masih berjalan sesuai standar atau tidak. Dan itu sudah dilakukan audit, hasilnya, masih dianggap layak mempertahankan sertifikat ISO, dan menjadi satu-satunya partai politik di Asia Tenggara yang mendapatkan sertifikat ISO.

"Internal quality audit yang dilakukan ICSM meliputi standar manajemen, kepemimpinan, kesesuaian antara SOP dengan pelaksanaannya," kata Nosa di kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta (Selasa, 15/5).
 

 
Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, saat menerima Sertifikat ISO, mengungkapkan peningkatan mutu organisasi ini diorientasikan untuk meningkatkan disiplin dalam berorganisasi. Mengacu pada ajaran Bung Karno, kata hasto, salah satu syarat penting terbentuknya partai pelopor adalah disiplin. Keberhasilan PDI Perjuangan memperthankan sertifikat ISO ini, tentu menunjukkan bahwa manajemen dan pelayanan yang dilakukan PDI Perjuangan terus meningkat standarnya.
 
"Kita berikan apresiasi kepada jajaran sekretariat yang telah mempertahankan prestasi jaminan mutu dan pelayanan," ungkapnya.
 
Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan, Irvansyah mengungkapkan, sertifikat ISO ini tujuannya untuk peningkatan mutu. Karenanya, PDI Perjuangan terus mendorong seluruh sistem kedepannya menggunakan IT.
 
"Sebagai contoh, saat ini di PDI Perjuangan dalam pelaksanaan psikotest sudah mulai menggunakan sistem online, kemudian sistem keanggotaan sudah online. Bahkan, PDI Perjuangan terus mengembangkan learning organization sebagai kultur organisasi, dan ini bersifat menyeluruh," ungkapnya.
 
Menurut Irvansyah, peningkatan mutu pelayanan manajemen organisasi di partai sangat penting sebagai supporting DPP dalam pengambilan kebijakan. Sebab, data pendukung dari sekretariat itulah yang menjadi pendukung utama dalam berbagai kebijakan dan keputusan partai.[dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya