Berita

Foto: RMOL

Bisnis

Gelar Istighosah Akbar, Serikat Pekerja Pos Doakan Menteri Rini Tak Mati Rasa

SELASA, 15 MEI 2018 | 21:19 WIB | LAPORAN:

Aliansi Masyarakat Peduli Pos Indonesia dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) menggelar Istighosah Akbar di depan kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Acara itu dikemas dalam pembacaan yasinan, tahlil dan doa bersama anak yatim.

Ketua DPW IV SPPI Jabodetabek, Fadhol Wahab menjelaskan, aksi ini kelanjutan dari sebelumnya yang dilakukan dalam rangka mencari keadilan dan mendoakan Menteri BUMN, Rini Soemarno agar terbuka hatinya, dan tidak mati rasa.


Menurut dia, PT Pos Indonesia saat ini butuh perhatian khusus dari Rini agar terhindar dari ancaman gulung tikar.

"Kita mendoakan Menteri Rini bisa terketuk hati nuraninya untuk memperhatikan Pos Indonesia," katanya di lokasi.

Aksi ini, didukung penuh oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Fadhol menekankan, hampir semua upaya sudah pihaknya jalankan untuk meminta perhatian Rini. Dari mulai demonstrasi, audiensi, hingga bertemu dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta mereka turut mengawasi perusahaan plat merah itu.

"Kami tidak ingin Pos Indonesia bangrut dan berdampak harus gulung tikar," ujarnya.

Hadir pula dalam aksi itu Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Pos Indonesia, Cak Fahris.

Dia mendesak PT Pos Indonesia untuk berbenah dengan meningkatkan kinerjanya, yang diawali dengan mengganti semua jajaran direksi. Tak tanggung-tanggung, mendengar itu, Fadhol pun menyerukan sebuah hastag alias tanda pagar.

"#2018GantiDireksiPosIndonesia. Jangan sampai Kotak Pos hanya tinggal sejarah. Menteri Rini semoga mendengar doa dari anak-anak Yatim ini," demikian Fadhol.

Yasinan sekaligus Tahlilan ini di pimpin oleh Ketua DPC SPPI KB Jakarta Utara, Ustadz Cecep Ali Imron. Usai itu, dia pun memberikan tausiah. Dalam tausiyahnya, Ustadz Cecep menyampaikan kutipan Surat Ali Imran ayat 26 yang artinya;

"Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Tak lupa, Ustadz Cecep juga mendoakan agat Menteri Rini dapat melihat antara yang haq dan yang bathil di tubuh PT Pos Indonesia. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya