Berita

Bambang Soesatyo/Net

Politik

Polri dan Kemenhub Harus Persiapkan Musim Mudik Secara Matang

SELASA, 15 MEI 2018 | 20:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pemerintah dan Polri harus mempersiapkan musim mudik Lebaran mendatang secara matang demi keamanan dan kenyamanan pemudik. Puncak musim mudik diperkirakan pada 9-10 Juni 2018, sedangkan arus balik diperkirakan pada 23-24 Juni 2018.

"Polri sebagaimana tahun-tahun sebelumnya punya peran penting dalam menangani arus mudik dan balik Lebaran. Terutama untuk meningkatkan keamanan berlalu lintas, meminimalisasi kerusuhan dan tindak kriminalitas, mengingat kondisi jalan akan sangat ramai dengan masyarakat yang sedang mudik,” kata Ketua DPR Bambang Soesatyo beberapa saat lalu (Selasa, 15/5).

Namun, kata Bamsoet, instansi lain seperti Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga punya tanggung jawab besar untuk memastikan musim mudik lancar dan nyaman. Legislator Partai Golkar itu mengatakan, Kemenhub harus memastikan dan mempersiapkan sarana ataupun prasarana yang akan digunakan masyarakat untuk mudik melalui jalur darat, laut maupun udara.


"Prioritasnya adalah persiapan transportasi umum guna mencegah terjadinya penumpukan penumpang, meminimalisasi terjadinya kecelakaan, serta memperlancar arus mudik,” tegasnya.

Untuk itu, Bamsoet juga mendorong Kemenhub agar mengawasi perusahaan-perusahaan penyedia transportasi darat, laut ataupun udara. "Agar perusahaan angkutan umum termasuk maskapai dan kapal tidak memaksakan moda transportasi yang tidak layak jalan,” ujarnya.

Hal yang juga jadi perhatian Bamsoet untuk mempersiapkan musim mudik Lebaran adalah pasokan bahan bakar minyak. Menurutnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) harus memastikan PT Pertamina mempersiapkan stok BBM yang cukup dalam rangka menyambut Ramadan dan Idulfitri.

"Jaminan ketersediaan stok itu demi memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan BBM serta mengawasi dugaan adanya penimbunan. Kementerian Perdagangan dan Badan Urusan Logistik (Bulog) juga harus meningkatkan stok persediaan bahan pangan. Karena kebutuhan masyarakat akan pangan saat Ramadan dan Idulfitri pasti meningkat,” demikian Bambang. [sam]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya