Berita

Jusuf Kalla/RMOL

Olahraga

JK: Persiapan Asian Games 1962 Jauh Lebih Berat Dibanding Sekarang

SELASA, 15 MEI 2018 | 12:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Wakil Presiden M. Jusuf Kalla memaparkan perbedaan antara penyelenggaraan Asian Games di era Bung Karno tahun 1962 dengan yang sekarang 2018.

JK mengatakan penyelenggaraan Asian Games ke-IV tahun 1962 jauh lebih berat dengan penyelenggaraan Asian Games ke-XVIII tahun 2018 saat ini.

"Kalau sekarang kita bangun tidak dari titik nol. Zaman Bung Karno membangun komplek Senayan seluas 300 hektar harus mindahin dulu beberapa kampung ke Tebet, ini luar biasa," ungkap JK saat menjadi keynote speaker FGD Global Forum Asian Games 2018, di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa (15/5).


Kemudian soal jumlah official, tahun 1962 hanya 3.000-an orang sementara sekarang mencapai 20.000-an orang.

"Hampir enam kali lipat dengan sekarang," terang JK lagi.

Mantan ketua umum Partai Golkar ini juga menyebutkan kalau dulu belum ada televisi, sehingga dibangun cepat TVRI oleh pemerintah. Namun kondisi hari ini justru televisi rebutan hak siar.

Sambung JK, kendati saat ini kita tidak membangun dari titik nol tapi tingkat kesulitannya tidak jauh berbeda dengan tahun 1962.

"Biayanya hampir sama karena ada modernisasi. Itu menyangkut lampu, kursi dan sistem pengamanan," tandasnya.

Soal prestasi juga menjadi perhatian JK. Pada tahun 1962, Indonesia menempati peringkat kedua perolehan medali emasnya. Tentunya saat ini lebih sulit ketimbang tahun 1962.

"Kalau dulu hanya 3000 atlet, hanya ada sekitar 18 cabang olahraga. Kalau sekarang banyak, jadi lebih sulit," pungkasnya. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Penempatan Manajer Kopdes Harus Dilakukan Agar Tidak Terjadi Pemborosan APBN

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:24

Industri Alas Kaki Serap 3,8 Juta Pekerja

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:18

SHOW Token Siap Listing di Indodax, Bidik Perluasan Pasar Indonesia

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:14

Indonesia Gandeng Panama Perluas Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:11

Nikita Bier Mundur dari Jabatan Kepala Produk X

Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:02

BNBR Jadi Sorotan, Ratusan Juta Saham Diperdagangkan Pagi Ini

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49

Zulhas Bongkar Fenomena Kepala Daerah Disponsori "Toke"

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:28

Antusiasme Membludak, 128 Ribu Orang Berebut Tiket Upacara HUT Ke-81 RI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:16

Ekonomi Kuartal II Tumbuh 5,29 Persen, DPR Soroti Ketergantungan pada Konsumsi

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:13

Kemenag Rilis 40 Buku Digital PAI, Terintegrasi dengan Teknologi AI

Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:06

Selengkapnya