Berita

Politik

PKS: Negara Harus Melindungi Rakyat

SENIN, 14 MEI 2018 | 17:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Fraksi PKS DPR RI mendesak aparat hukum mengungkap dalang aksi teror di Jawa Timur. Fraksi PKS menegaskan negara harus betul-betul hadir untuk melindungi dan menjamin keselamatan rakyat.

"Siapapun pelakunya dan apapun motif pengeboman dengan segala bentuk kekerasan apalagi memakai senjata terhadap tempat ibadah, tidak dibenarkan dalam ajaran agama," ujar Sekretaris Fraksi PKS Sukamta melalui pesan elektronik kepada redaksi, Senin (14/5).

Informasi terbaru yang dirilis kepolisian, jumlah korban tewas ledakan bom di tiga gereja di Surabaya dan bom di rusunawa di Sidoarjo menewaskan 17 orang. Atas rentetan peristiwa terorisme itu Fraksi PKS menyampaikan duka bagi korban.


"Kami turut berduka yang sedalam-dalamnya bagi korban bom di beberapa tempat di Surabaya. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat tabah menghadapi ini. Kita semua mengutuk kekerasan dan kejahatan terorisme ini karena sangat tidak berperikemanusiaan," kata anggota Komisi I DPR itu.

Dia mengimbau masyarakat menahan diri. Jangan berspekulasi tentang kelompok pelaku sampai aparat resmi pemerintah yang menyampaikannya.

"Semua pihak harus bersatu padu melawan aksi terorisme. Supaya tidak ada adu domba yang akan semakin memperkeruh suasana dan justru membantu teroris mencapai target utamanya yaitu memecah belah bangsa," tukas wakil rakyat dari Daerah Istimewa Yogyakarta ini.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya