Berita

Politik

GP Nasdem Kecam Aksi Perusak Stabilitas Negara

SENIN, 14 MEI 2018 | 11:09 WIB | LAPORAN:

DPW Garda Pemuda (GP) Partai Nasdem DKI Jakarta mengecam keras aksi teroris yang melakukan aksi bom bunuh diri di tiga Gereja di Surabaya, Minggu kemarin (13/5).

Akibat aksi biadab itu, sejumlah jemaat meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka serta harus mendapatkan perawatan intensif.

Ketua DPW GP Nasdem DKI Nova Harivan Paloh mengatakan bahwa negara harus segera hadir di tengah aksi teror yang meresahkan. Dia pun meminta pemerintah segera mengusut tuntas kasus tersebut.


Menurutnya, rakyat tidak boleh takut dan kalah terhadap aksi teror. Rakyat diharapkan mendukung pemerintah memberantas sel-sel teroris hingga ke akarnya dengan selalu menggelorakan semangat nilai-nilai Pancasila dan kebhinnekaan yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia melawan segala bentuk paham radikal yang berupaya memecah belah bangsa.

"Kami cinta Pancasila, kami cinta negara yang berdaulat. Kecam aksi teror yang meresahkan warga," kata Nova kepada wartawan, Senin (14/5).

Dia berharap, kejadian yang tidak berprikemanusian yang dilakukan kelompok teroris tidak terulang di kemudian hari.

"Tentunya kami menginginkan agar tujuan berbangsa dan bernegara untuk melindungi segenap warganya harus kita ke depankan. Kami Garda Pemuda Nasdem DPW DKI mengutuk keras aksi terorisme ini yang membuat resah, yang ingin merusak stabilitas negara, merusak kebhinnekaan," tegas Nova. [ian] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya