Berita

Pertahanan

Jangan Biarkan Terorisme Terus Hantui Indonesia

SENIN, 14 MEI 2018 | 09:08 WIB | LAPORAN:

. Politisi PDI Perjuangan Darmadi Durianto mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang dilakukan oleh teroris di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5).

Atas kejadian yang menyebabkan belasan korban jiwa itu, Darmadi mendesak aparat keamanan untuk bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut.

"Jangan biarkan terorisme terus menghantui Indonesia, mari kita bersatu melawan terorisme, kami bersamamu Polri," tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/5).


Ditegaskannya bahwa aksi terorisme dapat terjadi di mana pun, kapan pun, dan oleh siapa pun yang berniat membuat kekacauan dan ketakutan di dalam masyarakat. Upaya-upaya untuk mencegah, mengantisipasi, dan mengatasi tindak terorisme tersebut harus dilakukan tanpa henti dalam kondisi dan situasi apapun juga.

Aksi teror semacam itu ditekankannya merupakan perbuatan biadab karena sudah pasti tak sesuai dengan ajaran Pancasila dan ajaran agama manapun.

"Saya meyakini, ajaran agama manapun tidak ada yang mengajarkan cara-cara biadab seperti ini, jika kita sepakat jangan berikan ruang bagi terorisme terus tumbuh di Indonesia," ucap Bendahara Umum Megawati Institute itu.

Lebih lanjut dia memperingatkan, upaya penanggulangan terorisme tidak akan berhasil jika hanya dilakukan melalui ranah penegakan hukum saja.

"Kita mengharapkan silent majority harus lebih bersuara, bangkit dan satupadu menghadapi gerakan terorisme di Indonesia," demikian Darmadi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya