Berita

Politik

KNPI Dorong Pemuda Jadi Garda Terdepan Jaga Persatuan

SENIN, 14 MEI 2018 | 08:17 WIB | LAPORAN:

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan atas tindakan keji yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua dan tiga gereja di Surabaya.

Apalagi rangkaian tragedi teror ini terjadi hanya dalam tempo sepekan dan jelang bulan suci Ramadhan.

“Rangkaian kejadian itu menunjukkan bahwa radikalisme apalagi yang mengatasnamakan agama sungguh sangat memprihatinkan dan mengiris hati kita semua. Semoga keluarga korban sabar dan tabah menghadapi cobaan," jelas Ketua DPD KNPI DKI Gusti Arief kepada wartawan, Senin (14/5).


KNPI DKI mengajak seluruh elemen kepemudaan dan masyarakat untuk tidak takut akan segala bentuk kekerasan maupun teror yang terjadi.

Selain itu, KNPI juga meminta untuk menghilangkan rasa curiga dan benci antar sesama anak bangsa.

Pemerintah pun diminta agar menindak tegas seluruh bentuk teror yang terjadi, jangan sampai telat dalam penanganannya.

"Kami sebagai elemen pemuda meminta aparat hukum untuk tidak lalai dalam menjalankan tugas, sehingga tidak akan terjadi lagi kejadian teror di kemudian hari. Negara harus ada dalam melindungi warganya. Kami percaya kepada aparat hukum dapat mengungkap ini semua," ujar Gusti.

Elite pemimpin dan elite politik juga diminta tidak memberikan ruang dan simpati kepada siapapun pelaku kekerasan apapun bentuk dan motifnya.

Sementara para pemuda, sambung Gusti, harus jadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

"Tugas penting pemuda saat ini adalah wajib berdiri di depan dalam rangka persatuan dan kesatuan. Tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan dan terorisme di negara kita. Kita tidak takut dan akan kita lawan," tegas Gusti. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya