Berita

Andi Arief/Net

Politik

Tim Independen Bisa Bantu Polri Jawab Keraguan Publik

SENIN, 14 MEI 2018 | 07:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aparat keamanan seharusnya bisa dengan mudah mengungkap dalang tragedi bom Surabaya yang terjadi Minggu (13/5) pagi. Sebab, para pelaku teror tersebut sudah berhasil diidentifikasi.

Begitu tegas Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam kicauannya di akun Twitter @andiarief_, Senin (14/5).

"Beri kesempatan pada polisi untuk mengungkap bom gereja Surabaya. Kita mau sejelas-jelasnya. Penyelidikan jangan langsung disimpulkan ini ISIS seperti penjelasan Kapolri," ujarnya.


Dia kemudian menyinggung tentang wacana pembentukan tim independen untuk membantu polisi mengungkap kasus ini. Menurutnya, wacana tersebut layak untuk direalisasikan, sehingga bisa menjawab keraguan masyarakat bahwa aksi ini benar-benar aksi teror.

"Minimal kesimpulan tim independen itu bisa menjawab sebagian pertanyaan masyarakat yang masih meragukan peristiwa semacam ini benar-benar ideologis," sambungnya.

Kata dia, melalui pengungkapan yang jujur dan berdasarkan fakta yang ada, maka Polisi dan dibantu tim independen bisa membuka kesempatan meyakinkan publik dan menyimpulkan siapa sebetulnya musuh rakyat dalam teror ini.

"Dan bisa hilangkan kecurigaan," tukas Andi. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya