Berita

Politik

AMPG Dukung Aparat Usut Tuntas Kasus Bom Surabaya

SENIN, 14 MEI 2018 | 07:36 WIB | LAPORAN:

Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) mengutuk keras aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, MInggu kemarin (13/5).

"Tindakan teror tersebut adalah tindakan biadab, tidak berperikemanusiaan dan tidak mempresentasikan ajaran agama manapun," kata Wakil Ketua Umum PP AMPG Abraham Sridjaja kepada redaksi, Senin (14/5).

AMPG juga turut menyampaikan bela sungkawa kepada para korban.


"Partai Golkar dan PP AMPG menyampaikan rasa duka yang mendalam bagi para korban dan juga keluarga yang ditinggalkan," ujar Abraham.

Untuk itu, AMPG mendukung penuh upaya dan langkah aparat keamanan mengusut tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.

"Mengharapkan aparat keamanan untuk segera menangkap para pelaku dan segera mengungkap jaringannya. Dan meminta aparat keamanan untuk meningkatkan upaya pencegahan agar peritiswa yang sama tidak terulang kembali," jelas Abraham.

Di samping itu, mengajak masyarakat untuk bersatu melawan aksi terorisme. Sekaligus mengajak seluruh umat beragama di Tanah Air tetap menjaga persaudaraan dari keinginan terorisme yang ingin memecah-belah bangsa Indonesia.

"Mengajak pada setiap komponen bangsa untuk bersatu melawan terorisme. Seluruh rakyat Indonesia tidak pernah takut dan harus waspada terhadap para teroris yang ingin menghancurkan Indonesia," tegas Abraham. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya