Berita

MIchael Wattimena/Dok

Pertahanan

Kembali Teror Bom, GAMKI Dorong Polri Dan BNPT Dilatih Khusus

MINGGU, 13 MEI 2018 | 21:34 WIB | LAPORAN:

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mengutuk keras terjadi ledakan bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya, pagi tadi (Minggu, 13/5).

"Apapun alasannya ledakan tersebut tidak boleh terjadi karena selain mengusik ketenangan hidup dan rasa curiga di antara pemeluk agama. bom itu juga menelan banyak korban," tegas Ketua Umum GAMKI, Michael Wattimena dalam keterangannya.

Michael menekankan, fungsi gereja itu adalah tempat untuk datang beribadah, bertemu dengan Tuhan. Sehingga, gereja tidak boleh dijadikan urusan bisnis ataupun politik.


Menurut dia, Indonesa harus menjadikan contoh keragaman dan kerukunan dalam umat beragama yang selama ini diakui dunia internasional.

GAMKI mendorong Polri dan Badan Nasional Pemberantasan Teroris (BNPT) segera mengusut dan menangkap aktor dan kelompok yang mengaturnya.

"Pesan ini dikirim kepada pemerintah khususnya Polri dan BNPT agar siaga. Tentunya kejadian ini menjadi pesan kepada pemerintah, karena belum memberikan rasa aman kepada rakyatnya," desak Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Demokrat ini.

Secara tegas lanjut Michael, aparat penegak hukum perlu mendapatkan pelatihan khusus dalam mengantisipasi dan mengidentifikasi aksi teror sebelum kejadian.

"Kita sudah merasa aman dalam kerukunan, tapi dengan ledakan tadi pagi menjadikan keresahan. Karenanya Polri harus berikan rasa aman dan nyaman," bebernya.

Gereja Katolik Santa Maria Tak bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Surabaya di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya, Jl Arjuna menjadi sasaran teror bom. [wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya