Berita

Politik

PP PMKI: Negara Lemah Dan Aparat Keamanan Abai Cegah Terorisme

MINGGU, 13 MEI 2018 | 17:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Belum genap sepekan kerusuhan dan pembunuhan sadis anggota kepolisian oleh teroris di Mako Brimob Kelapa Dua.  Pagi tadi, tiga gereja di Surabaya mendapat serangan teror bom.

Pimpinan Pusat Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI). menyatakan turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas korban meninggal dan terluka dalam dua tragedi berdarah itu.

"Dua peristiwa teror yang terjadi dalam seminggu ini merupakan tanda bahwa negara lemah dan tak hadir serta aparat keamanan kita lalai dan abai sehingga menyebabkan tindakan yang merenggut banyak nyawa itu terjadi," tegas Ketua Presidium PP PMKRI St. Thomas Aquinas, Juventus Prima Yoris Kago melalui rilis yang diterima redaksi.


Ia mengutuk keras aksi teror, khususnya di tiga gereja di Surabaya dan menuntut negara menjamin keamanan nasional seluruh warga negara Indonesia.

"PMKRI mengharapkan agar pemerintah dan pihak kepolisian segera mengusut tuntas pelaku bom bunuh diri yang menyerang Gereja Katolik dan Kristen di Surabaya," tegasnya.

Dia mengatakan, PP PMKRI berkoordinasi dengan rekan-rekan PMKRI Surabaya untuk turun ke lokasi dan terlibat bersama umat gereja.

Dia meminta seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tak terprovokasi oleh situasi.

"PMKRI mengimbau masyarakat tetap menjaga persatuan untuk menangkal radikalisme dan terorisme di kalangan masyarakat," imbuhnya.

Dia menambahkan, saat ini PP PMKRI berkoordinasi dengan rekan-rekan PMKRI Surabaya untuk turun ke lokasi dan terlibat bersama umat gereja.[wid]


Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Penggorengan Saham yang Mau Diberantas Purbaya Dipertanyakan

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:53

Prabowo Izinkan Danantara Rekrut WNA untuk Pimpin BUMN

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:38

Purbaya Klaim Bisa Pantau Rekening Semua Pejabat Kemenkeu

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:34

Di WEF Davos, Prabowo Sebut RI Tak Pernah Sekalipun Gagal Bayar Utang

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:14

Polda Metro Turunkan Puluhan Ribu Personel Siaga Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 23:13

KPK Obok-Obok Rumah dan Kantor Bupati Sudewo

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:29

Kemlu RI Tegaskan Tak Ada Kewajiban Bayar Rp16,9 Triliun setelah Gabung Dewan Perdamaian

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:28

Prabowo Resmi Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:07

Wisuda ke-II UNOSO Dihadiri Mahfud MD hingga Rocky Gerung

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:55

KPK: Pengabaian Pengawasan Kredit Bisa Berujung Pidana

Kamis, 22 Januari 2026 | 21:36

Selengkapnya