Berita

Politik

Waketum Hanura: Bom Surabaya Tak Bisa Ditolerir

MINGGU, 13 MEI 2018 | 15:06 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

RMOL. Data resmi terakhir menyebutkan sembilan orang tewas dan 40 terluka dalam teror bom bunuh diri di Surabaya, pagi tadi (Minggu, 13/5).

Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Beny Pasaribu turut menyatakan prihatin atas jatuhnya korban jiwa dalam tragedi berdarah itu.

"Saya melihat pengeboman rumah ibadah ini merupakan perbuatan kejahatan kemanusiaan, membunuh sesama anak bangsa yang tak berdosa," ucap Beny kepada Kantor Berita Politik RMOL.
 

 
Ia menegaskan, tidak ada satu agama apapun yang mentolerir perbuatan seperti ini. Terlebih saat ini Indonesia sedang giatnya menjaga suasana kondusif dan aman menjelang Puasa dan Pilkada serentak 2018.

"Saya mengajak agar seluruh umat Kristen tidak terpancing. Marilah kita doakan agar para korban meninggal dunia diberi tempat di sisi Tuhan YME dan keluarganya diberi kekuatan dan ketabahan," imbuhnya.

Pengurus HKTI ini juga mendoakan agar para penjahat kemanusiaan itu segera bertaubat.

“Aparat harus memastikan adanya penegakan hukum yang tegas tanpa pandang bulu," pungkasnya.[wid]


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya