Berita

Politik

Rizieq Cawapres Jokowi Diusulkan Koordinator Pasukan Berani Mati Adili Ahok

KAMIS, 10 MEI 2018 | 21:06 WIB | LAPORAN:

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab diusulkan menjadi calon wakil presiden petahana Joko Widodo di Pilpres 2019. Nama  Rizieq ini diusulkan Relawan Nasional 212 Jokowi Presiden Republik Indonesia (Renas 212 JPRI).

Koordinator Nasional Renas 212 JPRI, Muhammad Nasir menjelaskan, nama Rizieq salah satu nama yang diusulkan menjadi cawapres pendamping Jokowi. Nama lain yang diusulkan adalah Mahfud MD, Din Syamsuddin, Jimly Asshiddiqie, Yusril Ihza Mahendra, Muhaimin Iskandar, Zulkifli Hasan, Budi Gunawan, TGB Zainul Majdi, Ahmad Heryawan, dan Anies Matta.

"Nama-nama tokoh muslim Indonesia ini diusulkan sudah melalui beberapa pertimbangan," kata Nasir kepada wartawan di Jakarta, Kamis (10/5).


Nama Rizieq Shihab, kata dia, masuk nominasi cawapres Jokowi versi Renas 212 JPRI setelah dimunculkan Bandahara Umum Renas 212 JPRI, Gusrin Lessy.

Gusrin Lessy, kata dia, juga merupakan Koordinator Pusat Pasukan Berani Mati Front Pemuda Islam Indonesia Adili Ahok Penista Alquran yang dulu mendesak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengeluarkan fatwa bagi penistaan agama yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Ini usulan teman-teman. Pasukan berani mati yang kemarin juga demo di MUI. Yang mendorong fatwa MUI soal Al-Maidah. Kebetulan koordinatornya di kita sebagai Bendahara Umum. Gusrin Lessy namanya," katanya dalam
Muhammad Nasir tak menjelaskan secara terperinci apa alasan pihaknya setuju dengan usulan yang disampaikan oleh Gusrin Lessy tersebut. Yang pasti, kata dia nama-nama itu mewakili tokoh-tokoh Islam di Indonesia yang memiliki kapasitas dan kapabilitas mendampingi Jokowi.

"Ini adalah tokoh-tokoh yang mewakili tokoh-tokoh Islam Indonesia yang kami lihat kapasitas dan kapabilitasnya cukup cocok untuk mendampingi Pak Jokowi untuk Pilpres 2019," kata Muhammad Nasir diplomatis.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya