Berita

Foto:RMOL

Politik

Gerakan #2019GantiPresiden Diyakini Akan Terus Membesar

KAMIS, 10 MEI 2018 | 16:54 WIB | LAPORAN:

. PKS Muda dan Pemuda Partai Gerindra mengadakan diskusi untuk membahas nasib bangsa ke depan.

Dalam acara yang mengangkat tema 'Indonesia Harus Lebih Baik' tersebut hadir sebagai pembicara Jurubicara PKS Muda Bidang Politik Pipin Sopian, Taufik Riyadi dari Partai Gerindra, peneliti INDEF Riza Annisa Pujarama, peneliti PSHTN UI Ali Abdillah, Arya Sandi Yudha dari PKS Muda dan Angga Wira dari Gerindra Muda.

Dalam diskusi tersebut, Jurubicara PKS Muda yakni Pipin Sopian sempat membahas tanda pagar (tagar) yang sedang viral #2019GantiPresiden.


Dia mengatakan dari data media sosial Facebook, Twitter dan Instagram yang dikeluarkan oleh analis media social dari teman-temannya, lawan #2019GantiPresiden yakni tagar #JokowiDuaPeriode hanya berjumlah 99 juta dengan jumlah share hanya 28 persen.

"Orang enggan untuk menshare #JokowiDuaPeriode dibandingkan #2019GantiPresiden. Ini yang disebut gerakan sosial di dunia maya yang insyaAllah 2019 April akan terwujud jadi gerakan sosial di dunia nyata," ujarnya di Gedung DPP PKS, Pasar Rebo, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Kamis, 10/5).

Menurutnya jika hanya hastag dan tidak ada data yang akurat serta kondisi riil di masyarakat maka hastag itu tidak akan menjadi apa-apa. Dalam kenyataannya survei yang dilakukan oleh PKS dan Gerindra memiliki kesamaan.

"Kesamaannya yang memilih non Jokowi atau ganti presiden ternyata lebih besar daripada yang memilih Jokowi dua periode," tukasnya.

Sedianya diskusi tersebut juga akan dihadiri oleh Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno. Namun Sandi berhalangan hadir karena memiliki jadwal yang lain.

Acara ini juga diikuti oleh 75 orang peserta yang hadir dari seluruh daerah di Indonesia. Selain itu para panitia juga menyiarkan diskusi ini secara livestreaming agar para bakal calon anggota dewan PKS dapat mengikuti. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya