Berita

Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Forum Rakyat Minta Oposisi Indonesia Belajar Dari Pemilu Malaysia

KAMIS, 10 MEI 2018 | 15:59 WIB | LAPORAN:

. Kemenangan oposisi pada Pemilu Malaysia yang mengantarkan Mahathir Mohamad kembali menjadi Perdana Menteri di usia 92 tahun mengundang reaksi positif dari masyarakat Indonesia.

"Penyelenggaraan Pemilu Malaysia yang berlangsung aman dan damai itu semoga berdampak positif bagi penyelenggaraan Pemilu Indonesia yang akan berlangsung 2019 mendatang," ujar Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma dalam keterangannya, Kamis (10/5).

Lieus menyebutkan, sebagai saudara terdekat, Forum Rakyat selalu mengikuti setiap perkembangan yang terjadi dalam proses suksesi kepemimpinan di negara tetangga itu.


"Kami surprise juga ketika mengetahui Datok Mahathir Mohamad yang memimpin koalisi Pakatan Harapan dan sudah berusia 92 tahun, ternyata mampu mencetak kemenangan bersejarah di Pemilu Malaysia 2018 itu," katanya.

Seperti diketahui, koalisi partai oposisi pimpinan Mahathir berhasil menumbangkan dominasi Barisan Nasional yang sudah memerintah Malaysia selama 60 tahun dengan memenangkan 115 kursi parlemen.

Hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum Malaysia memperlihatkan aliansi gabungan oposisi Pakatan Harapan dan satu partai di negara bagian Sabah meraih 115 kursi parlemen atau melewati ambang mayoritas 112 kursi. Jumlah itu sudah lebih dari cukup untuk menyusun pemerintahan baru.

Dengan kemenangannya itu, Mahathir akan menjadi perdana menteri tertua tidak hanya di Malaysia tapi juga di dunia. Dikabarkan Mahathir akan didampingi Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Ismail yang merupakan isteri dari Anwar Ibrahim.

Terlepas dari dinamika yang terjadi pada Pemilu Malaysia itu, Lieus berharap partai-partai oposisi di Indonesia hendaknya belajar dari apa yang terjadi pada Pemilu Malaysia tersebut.

"Jika ingin merebut kekuasaan, partai-partai oposisi di Indonesia harus belajar dari Mahathir, terutama tentang bagaimana mempersatukan diri demi meraih tujuan yang sama," kata Lieus.

Sebab, kata Lieus, bagaimanapun kemenangan pihak oposisi ini tidak bisa dilepaskan dari peran Mahathir sebagai tokoh kharismatik dalam sejarah politik di Malaysia.

"Mahathir berhasil meyakinkan rakyat Malaysia untuk berani melakukan perubahan bersama calon-calon anggota parlemen yang berasal dari koalisi Pakatan Harapan," katanya.

Menurut Lieus, koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir terdiri dari berbagai partai dan tidak ada yang berada dalam posisi dominan.

"Mereka bergerak dalam satu kemitraan yang sejajar dan seimbang," ujarnya.

Kemitraan yang sejajar dan seimbang itulah, kata Lieus, yang perlu dicontoh partai-partai oposisi Indonesia jika ingin memenangkan Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang.

"Selama masih ada partai yang merasa mayoritas dan dominan, selama itu koalisi tidak akan pernah bisa terbangun dengan baik," tutupnya. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya