Berita

Foto: Net

Politik

Kata Wiranto, 10 Napi Masih Ditahan Di Mako Brimob

KAMIS, 10 MEI 2018 | 13:30 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 145 napi teroris yang mendiami Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok dipindahkan ke Rutan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Pemindahan dilakukan setelah terjadi kerusuhan di rutan tersebut sejak Rabu (9/5) dinihari hingga Kamis (10/5).

Menkopolhukam Jenderal (purn) Wiranto menjelaskan bahwa mereka dipindahkan karena rutan yang ditempati rusak.


“Ini rusak dan tidak mungkin digunakan lagi,” jelasnya dalam jumpa pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5).

Wiranto menyebut masih ada 10 napi dari rutan tersebut yang ditahan di Mako Brimob dan belum diantar ke Nusakambangan. Namun demikia, dia tidak menjelaskan alasan mereka ditahan.

“10 masih ditahan di situ,” tukasnya.

Adapun dalam operasi penanggulangan kericuhan tersebut, sebanyak 145 napi menyerah tanpa syarat saat diberi ultimatum oleh polisi. Dalam ultimatum itu mereka diminta memilih, apakah ingin menyerahkan diri atau diserbu petugas.

“Sebanyak 145 dari dari 155 keluar menyerah tanpa syarat,” ujarnya.

Sementara 10 yang tidak mau menyerah diserbu di lokasi mereka bersembunyi.

“Makanya, ada bunyi tembakan, bom asap dan penyisiran yang dilakukan aparat,” jelasnya.

Setelah diserbu, 10 orang teroris langsung menyatakan menyerah.

Drama sandera Mak Brimob inipun berakhir dalam rentan waktu 36 jam pada Kamis pukul 07.15. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya