Berita

Olahraga

Tak Semua Pelajar Jakarta Libur Saat Asian Games

RABU, 09 MEI 2018 | 21:13 WIB | LAPORAN:

Kesiapan Jakarta menggelar Asian Games 2018 masih dihantui masalah kemacetan.

Sempat muncul wacana Pemprov DKI untuk meliburkan seluruh pelajar sekolah selama Asian Games berlangsung. Hal ini untuk menekan kemacetan yang salah satu sumbernya adalah aktivitas antar-jemput pelajar.

Namun, ada ide baru yang lahir dari rapat koordinasi persiapan Asian Games 2018 yang berlangsung di Hotel Kempinski Jakarta, Rabu (9/5). Acara dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committe (Inasgoc), Erick Thohir; dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.


Sandiaga Uno mengatakan, anak-anak sekolah di DKI Jakarta akan diberikan tugas membuat karya tulis tentang Asian Games 2018. Tak hanya itu, para pelajar juga akan diajak untuk mewawancarai para atlet yang berlomba.

"Ada mata pelajaran yang dikhususkan, misalnya meliput Asian Games, membuat karya-karya tulis, ikut wawancara para atlet, bagaimana melihat di belakang pertandingan itu, interaksi dengan atlet dan lainnya. Jadi itu yang kami dorong," ujar Sandiaga di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (9/5).

Lebih lanjut, Sandiaga berencana hanya meliburkan pelajar yang lokasi sekolahnya berdekatan dengan arena-arena Asian Games.

"Ya, terutama (sekolah) yang ada di sekitar venue dan kampung atlet yang kemungkinan ada dampaknya terhadap traffic management," tambah Sandi.

Selain memberikan tugas sebagai pengganti libur, Sandi juga menyarankan para pelajar menjadi suporter pertandingan Asian Games. Menurutnya, banyak hal positif dari kegiatan anak-anak yang menjadi suporter Asian Games, salah satunya belajar bahasa asing.

"Jadi salah satu yang akan ditugaskan adalah menjadi suporter. Mereka belajar bahasa masing-masing negara yang berpartisipasi. Mereka juga dilatih koreografi, bagaimana menjadi suporter yang baik," tutupnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya