Berita

Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang dan Kader Hanura/Net

Politik

Kemekumham: Secara Hukum, Hanura OSO Sah Daftarkan Caleg

RABU, 09 MEI 2018 | 19:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Partai Hanura pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) sah sebagai kubu yang akan mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) di Pileg 2019 mendatang.

Hal itu sebagaimana diutarakan Staf Khusus Kemenkumham ‎RI, DR Karjono SH M.Hum saat memberikan pengarahan di Sidang Pleno Rakernas Hanura I tahun 2018, di hotel Aryaduta, Pekanbaru, Rabu, (9/5).

"Secara hukum, keputusan sela itu belum menyangkut perkara, melainkan lantaran tidak terpenuhinya pihak. Sebelum proses peradilan bisa di Injunction,” jelasnya.


Karjono diundang Hanura sebagai narasumber terkait Peran dan Fungsi Kemenkumham dalam mensuskseskan Pemilu 2019‎.

Dia menjelaskan, selanjutnya norma hukum dalam UU Pemilu adalah Mahkamah Partai dan Proses Peradilan.

"Inkrah, jika menang. Maka (putusan sela, red) tidak mempengaruhi Keputusan yang lama," ungkap Karjono.

Dia menambahkan, sengketa internal tidak memiliki kekuatan. Dualisme, dalam hukum harus memenuhi Hukum Formil dan Materil.

Posisi Kemenkumham sendiri, kata Karjono, mengacu pada hukum positif. Dimana, Kemenkumham hanya berpatokan pada register terakhir.

"Seandainya ada Mahkamah Kehormatan yang menyetujui (Perubahan Kepemimpinan, red), maka, itu lah yang akan diregisterkan. Dan apabila masih berseteru maka yang dipakai adalah yang terakhir,” pungkasnya.

Sejak OSO menjadi ketua umum, Hanura bergejolak dan terbelah. Sebagian pengurus mengklaim sebagai pengurus yang sah di bawah Kepemimpinan Daryatmo dan Syarifudin Sudding. Sebagian lagi bertahan di kubu OSO.

Kubu Daryatmo melayangkan gugatan pada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang kemudian menerbitkan Penetapan Nomor 24/G/2018/PTUN-JKT tentang Penundaan Pelaksanaan.

Putusan ini sendiri memunculkan sejumlah tafsir dan kebingungan. Termasuk, siapa yang berhak mendaftarkan Caleg untuk pemilu 2019 mendatang. [sam]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya