Berita

Gede Pasek Suardika/Net

Politik

Waketum Hanura: Demokrat Ke Jokowi, AHY Sulit Diterima

RABU, 09 MEI 2018 | 15:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Wakil Ketua Umum Partai Hanura Gede Pasek Suardika mengatakan kemungkinan bergabungnya Partai Demokrat ke kubu Joko Widodo bisa terjadi, namun jika figur AHY yang dimajukan sebagai cawapres akan sulit diterima.

"Kalau SBY yang diusung jadi cawapres Jokowi itu sangat mungkin diterima, tapi kalau AHY, saya yakin partai koalisi lain akan menolak," terang Pasek di sela-sela Rakernas Hanura di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Rabu (9/5).

Pasalnya, partai politik pengusung Jokowi yang sudah deklarasi juga akan mengusung calonnya pada 2024 mendatang. Sementara jika AHY yang dimajukan cawapres saat ini akan mengganggu titik start calon lainnya di kontestasi Pilpres 2024.


"Jadi tahun 2024 itu kita ingin semua dari titik nol kilometer kan baru rame tuh," seloroh mantan kader Demokrat tersebut.

Namun dia menyatakan jika AHY tetap dimajukan di kubu lain misalnya dengan membentuk poros ketiga maka tidak masalah. Mengingat hal itu sebagai hak berpolitik setiap warga negara.

"Kalau di poros ketiga mau dipasangkan dengan Gatot atau calon lainnya, sah-sah saja. Saya menilai semakin banyak calon juga semakin bagus dalam demokrasi," pungkas Pasek yang saat ini menjabat anggota DPD. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya