Berita

Foto: RMOL

Politik

Wiranto Kumpulkan Petinggi Polri, TNI, Dan BIN

RABU, 09 MEI 2018 | 14:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Jenderal (purn) Wiranto bergerak cepat dalam menyelesaikan kasus kerusuhan yang terjadi di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5).

Dia mengumpulkan sejumlah pejabat terkait di Kemenkopolhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang ini.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politi RMOL Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah datang di kantor Wiranto. Menyusul Hadi ada Kepala Badan Intelijen Keamanan (BIN) Budi Gunawan.


Sementara dari Polri, rapat koordinasi ini  dihadiri oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. Kehadiran Ari Dono ini mewakili Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang masih berada di Yordania.

Baik Hadi dan Budi, langsung memasuki ke dalam Kemenkopolhukam saat tiba. Keduanya tidak sepatah kata pun memberi pernyataan kepada wartawan.

Hingga berita ini diturunkan, rapat masih berlangsung secara tertutup.

Berdasarkan data yang dihimpun Indonesia Police Watch (IPW) kekacauan di Rutan Mako Brimob sudah terjadi sejak pukul 15.00 Selasa sore dan hingga pukul 10.00 Rabu pagi jalanan di sekitar Mako masih diblokir. Namun begitu, tidak ada penjelasan transparan dari kepolisian tentang kekacauan yang terjadi di Mako Brimob.

“Dari informasi yang diperoleh IPW, kekacauan terjadi pukul 15.00 dan tidak cepat dikendalikan. Akibatnya, pada pukul 21.00 napi teroris berhasil menjebol teralis tahanan,” ujar Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

Para napi juga berhasil merampas senjata polisi dan menyandera empat anggota polisi yang satu di antaranya wanita berpangkat iptu. Dalam kekacauan itu terjadi aksi tembak menembak antara polisi dengan napi yang menguasai rutan.

“Pukul 06.00 sejumlah ambulance tiba di rutan dan terlihat sejumlah orang dibawa dengan ambulan. Pukul 09.30 mobil DVI terlihat masuk ke rutan Brimob,” terangnya menjabarkan data IPW. [ian]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya