Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli Bisa Duet Dengan AHY Atau Gatot Nurmantyo

RABU, 09 MEI 2018 | 13:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

. Ekonom senior Dr. Rizal Ramli dianggap sebagai titik temu dari strategi kedua tokoh antara SBY dan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Namun, jika SBY memegang peranan penting dalam kontestasi itu, makan nama AHY tidak bisa dilepaskan dari siapapun calon presidennya.

"Kalau nama Rizal Ramli dan Gatot Nurmantyo yang muncul agak sulit, karena keduanya tidak memiliki partai, tapi kalau ada AHY bisa lain," kata Direktur Eksekutif Volpox Center Pangi Syarwi kepada redaksi, Rabu (9/5).


Menurut Ipang biasa disapa, AHY menjadi ikon Demokrat sebagai cawapres dari capres yang diusungnya. Ketika terbentuk poros ketiga, AHY jika disandingkan dengan Gatot Nurmantyo memang tidak menjadi masalah, tetapi alangkah lebih baik pasangan capres-cawapres bernuansa sipil-militer.

"Kans Gatot ada di poros ketiga lebih kuat. Begitu juga di kubu Prabowo kalau Prabowo sebagai king maker, wakilnya bisa dari PKS," ungkapnya.

Sambung dia, baik Gerindra atau PKS sangat mungkin menarik Gatot sebagai capres yang diusungnya.

Sedangkan nama Rizal Ramli sebagai ekenom yang dianggap mampu menyelesaikan permasalahan bangsa juga tepat dijadikan sebagai salah satu calon baik di poros ketiga atau poros Prabowo.

"Kalau di poros ketiga sudah pasti harus disanding dengan AHY, kalau di Prabowo bisa disanding dengan Gatot kalau Prabowo king maker," ucapnya.

Dia berharap untuk menyelamatkan demokrasi di Indonesia perlu poros ketiga agar tidak terjadi bipolar seperti pilpres tahun 2014.

"Peran SBY sebagai king maker di sini sangat penting, tentu dengan AHY-nya," pungkas Ipang. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Terkuak Dugaan Penggelembungan Anggaran Makan Minum di DPRD Bandar Lampung

Senin, 20 April 2026 | 02:07

Pramono Siapkan PPSU Khusus Ikan Sapu-Sapu

Senin, 20 April 2026 | 01:47

Jual Beli Rekening Bisa Dijerat Pidana!

Senin, 20 April 2026 | 01:26

HKTI: Kondisi Riil Stok Beras Melimpah

Senin, 20 April 2026 | 01:01

Pramono Tegaskan Jadi Gubernur untuk Semua Kelompok, Agama, dan Golongan

Senin, 20 April 2026 | 00:28

MUI Kawal Ketat Proyek Islamic Center

Senin, 20 April 2026 | 00:13

Projo Klaim Jokowi Menang Berkat Rekam Jejak, Bukan Jasa Jusuf Kalla

Senin, 20 April 2026 | 00:01

Wicked Problem di Balik Motor Listrik MBG

Minggu, 19 April 2026 | 23:43

JK Diduga Masih Simpan Kartu Rahasia Jokowi

Minggu, 19 April 2026 | 23:34

Nabung Jantung

Minggu, 19 April 2026 | 23:26

Selengkapnya