Berita

Maruarar Sirait/Net

Politik

Maruarar: GP Ansor Panutan OKP Jaga Pancasila dan NKRI

RABU, 09 MEI 2018 | 08:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia adalah tamansari peradaban yang di dalamnya tumbuh aneka ragam budaya agama dan suku. Ini semua merupakan anugerah tuhan yang luar biasa.

Begitu kata Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait saat memberi sambutan acara Gebyar Sholawat dan Tabligh Akbar GP Ansor Subang dan TMP Bertema "Islam Nuasantara" di Masjid Besar Al- Muhlisin Desa Pamanukan, Kecamatan Pamanukan, Subang, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam.

"Menjaga anugerah itu tentunya dilakukan dengan sungguh-sunguh dengan aksi nyata dan bukan retorika. Menjaga keberagaman dan kebhinnekaan harus dari hati bukan dari pidato dan slogan-slogan yang ada," ujar politisi PDIP itu sebagaimaa keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (9/5).


Dalam kesempatan ini, Maruarar memuji konsistensi GP Ansor yang konsisten membela NKRI. GP Ansor yang berdiri sejak 23 April 1934, merupakan salah satu pilar dan bukan semata-mata bagi NU melainkan juga bagi negara ini. Ansor juga telah menjalani resolusi jihad untuk berjuang mempertahankan Indonesia yang baru merdeka.

Bahkan tanpa ragu dia menyebut GP Ansor merupakan pantutan bagi organisasi kepemudaan (OKP) dalam menjaga Pancasila dan NKRI. TMP banyak belajar dari GP Ansor menjadi benteng Pancasila. 

"Ansor senantiasa hadir menjaga Indonesia dari ideologi itu. Kita harus tetap menjaga persatuan, kaum nadiyin, dan nasionalis," katanya.

Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh TMP dan Ansor itu dihadiri oleh ribuan jemaah dari Pantau Utara Subang, Jawa Barat.

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua PBNU KH Said Aqil Sirodj, Plt Bupati Subang, para kiai sepuh NU Jawa Barat dan Subang, Kader Taruna Merah Putih (TMP) dan Kader GP Ansor. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya