Berita

Eva Kusuma Sundari/RMOL

Politik

Kader PDIP Ini Nilai Pertemuan Seskab Dengan Sekjen Partai Pendukung Sah Dan Legal

SELASA, 08 MEI 2018 | 00:35 WIB | LAPORAN:

Politisi PDI-Perjuangan, Eva Kusuma Sundari menganggap wajar jika partai pendukung Presiden Joko Widodo melakukan rapat di Kantor Sekretariat Kabinet, Pramono Anung.

Menurutnya lebih baik pertemuan dilakukan secara terang-terangan dibanding melakukan pertemuan terselubung di hotel atau di tempat lain.

"Ini kan ruling party dan hal seperti itu masuk akal dari pada bergelap-gelapan di hotel," ujarnya di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/5)


Lebih lanjut Eva menilai pertemuan para sekjen partai pendukung Jokowi dengan Pramono tidak ada yang salah dan sudah semestinya. Sebab partai pendukung dan pemerintah harus tetap kompak.

"Kalau orang rapat dengan orang yang bekerja di tempat itu dan tidak ada agenda tersembunyi atau agenda yang buruk ya pantas kan. Pemerintah dan pendukungnya kan harus kompak dan itulah yang kita lakukan," ujarnya

Eva menambahkan dalam melakukan koordinasi dan konsolidasi mengawal pemerintahan tidak mungkin hanya dilakukan oleh PDIP sendiri. Menurutnya jika koalisi partai pendukung pemerintah hanya dijalankan oleh satu dua partai maka koalisi tersebut akan lemah dan gampang diserang.

"Jadi kalau saya pertemuan itu legal," pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut partai yang hadir adalah dari PDIP, Partai Golkar, PKB, Nasdem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, dan PSI. Para sekjen partai, dalam kesempatan tersebut, mendengarkan penjelasan dari Pramono Anung mengenai berbagai program dan pencapaian pemerintahan Presiden Jokowi.

Sekjen PDIP, Hasto Kristanto menekankan bahwa penjelasan dari Pramono ditanggapi secara positif untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi politik antara presiden dengan parpol pengusung. Pertemuan semacam ini, kata dia, akan semakin diintensifkan. [nes] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya