Berita

Nusantara

Tercium Aroma Konspirasi Pengelolaan Listrik Di Bantargebang

SENIN, 07 MEI 2018 | 21:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Aktivitas PT Navigate Organic Energy Indonesia (NOEI) mengelola sampah menjadi energi listrik di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dan menjualnya ke PT PLN, digugat.

"Sejak (kontrak kerjasama) diputus sepihak oleh Pemprov DKI Juli 2016, sepatutnya NOEI tidak boleh lagi memproduksi listrik di Bantargebang," kata pengamat kebijakan publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah kepada wartawan, Senin (7/5).

Amir menduga ada konspirasi antara NOEI dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta. Menurut dia, pengelolaan listrik di TPST Bantargebang oleh NOEI tidak mungkin dilakukan tanpa sepengetahuan Dinas Lingkungan Hidup.


Berdasarkan laporan tahun 2016, NOEI menerima pembayaran listrik dari PLN sebesar Rp 7.892.869.78, sedangkan tahun 2017 sebesar Rp 2.464.167.978.
Sementara periode Januari-Maret tahun ini menerima Rp 428.879.680.

Amir berpendapat NOEI dan Dinas Lingkungan Hidup harus membayar ganti rugi kepada PT Godang Tua Jaya (GTJ), perusahaan yang pernah  ditunjuk sebagai pengelola sampah di TPST Bantargebang. Sebab pengolahan sampah menjadi listrik yang dilakukan NOEI di atas lahan milik GTJ.

"Terlebih memanfaatkan lahan milik pihak lain untuk memperoleh keuntungan termasuk perbuatan melawan hukum," ujar Amir.

Amir meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno memberi perhatian serius.

"Karena bila tidak kesalahan Dinas Lingkungan Hidup terus dibiarkan dapat menimbulkan resistensi terhadap kinerja Anies-Sandi di masa mendatang," pungkas Amir.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya