Berita

Hassan Rouhani/Net

Dunia

Presiden Iran: AS Akan Menghadapi Penyesalan Bersejarah

SENIN, 07 MEI 2018 | 07:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Iran Hassan Rouhani memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menghadapi penyesalan bersejarah jika Presiden Donald Trump membatalkan perjanjian nuklir dengan Teheran.

"Jika Amerika meninggalkan kesepakatan nuklir, ini akan memerlukan penyesalan bersejarah untuk itu," kata Rouhani alam pernyataan yang disiarkan langsung di televisi pemerintah Iran pada hari Minggu (6/5) seperti dimuat BBC.

Dia memperingatkan Iran memiliki rencana untuk melawan setiap keputusan yang mungkin diambil Trump. Dia juga menegaskan bahwa program nuklir Iran sepenuhnya damai dan mengatakan pihaknya menganggap kesepakatan itu tidak dapat dinegosiasikan.


Pernyataan Rouhani ini dibuat jelang keputusan Trump soal apakah Amerika Serikat akan menarik diri dari kesepakatan nuklir 2015 dengan tenggat waktu 12 Mei atau tetap bertahan dengan kesepatakan tersebut.

Trump telah mengkritik keras perjanjian itu dan menyebutnya sebagai kesepakatan "gila".

Kesepakatan 2015 yang dijalin antara Iran, AS, China, Rusia, Jerman, Perancis dan Inggris itu mencabut sanksi terhadap Iran sebagai imbalan atas pembatasan program nuklirnya. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya