Berita

Foto : Kemnaker

Menaker Berbagi Ilmu Hubungan Industrial Sambil Ngevlog, Kok Bisa?

JUMAT, 04 MEI 2018 | 22:36 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Ada yang menarik saat Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri dihadapan para generasi milineals di Depok. Apa itu?

Ternyata, Menaker melakukannya hal yang tidak biasanya. Yaitu sambil ngevlog (membuat video blog), Hanif mengisi acara Pemasyarakatan Hubungan Industrial Bagi Dunia Pendidikan di Depok, Jumat (4/5).

"Para pelajar harus paham mengenai hak dan kewajiban mereka saat masuk dunia kerja kelak," katanya.


Kegiatan semacam ini, kata Menaker sudah dilakukan Kementerian Ketenagakerjaan selama 3 tahun di 32 provinsi di Indonesia dengan melibatkan 5000 pelajar.

"Saya berharap, masalah hubungan industrial bisa diakomodasi ke dalam kurikulum pendidikan, misalnya teknik wawancara kerja, ini sangat diperlukan," ucap Menaker Hanif.

Pada kesempatan tersebut, Menaker Hanif menekankan bahwa dunia berubah sangat cepat sehingga calon pekerja harus bisa beradaptasi. "Karakter pekerjaan berubah dan tuntutan skill juga berubah," ujar Menaker.

Selain itu, Hanif juga mengimbau agar para pelajar responsif terhadap perubahan.

"Kalau adik-adik pintar, jangan merasa cukup. Yang bisa bertahan adalah yang responsif terhadap perubahan," ujarnya.

Hanif mengingatkan 65 persen pekerjaan di masa datang merupakan pekerjaan yang tidak dikenal di masa kini.

"Ada yang namanya bekerja tapi tidak punya pekerjaan, misalnya youtuber. Mereka melakukan pekerjaan tetapi jabatan pekerjaannya tidak ada. Ini adalah hal yang baru," kata Menaker Hanif.

Menaker Hanif berpesan supaya para pelajar tidak berhenti berinovasi.Bersiap menghadapi perubahan dengan cara meningkatkan skill sesuai bakat dan minat.

"Anda siapkan target setiap tahun satu hal yang lebih baik dari diri Anda, jangan diam, lakukan sesuatu," lanjutnya.

Sementara itu, salah satu peserta kegiatan Ainun Sa'adah mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat bagi para pelajar tingkat akhir supaya lebih siap masuk dunia kerja.

"Saya mendapat pengetahuan tentang upah minimum serta hak & kewajiban pekerja saat bekerja. Ini akan menjadi bekal yang sangat berharga, saya jadi termotivasi dan lebih siap masuk ke dunia kerja," katanya. [dzk]


Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya