Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

4 Bulan Pertama 2018, 44 Wartawan Tewas Dalam Tugas Di 18 Negara

KAMIS, 03 MEI 2018 | 13:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jumlah wartawan yang tewas selama menjalankan tugasnya sepanjang melonjak menjadi 44 di 18 negara selama empat bulan pertama di tahun 2018 ini. Jumlah itu naik dari 28 pada periode yang sama tahun lalu.

Begitu data yang dirilis Pers Emblem Campaign (PEC) yang berbasis di Jenewa pekan ini.

PEC mengatakan bahwa data tersebut sangat disayangkan karena ada peningkatan dramatis korban media di saat dunia merayakan Hari Kebebasan Pers Dunia hari ini (Kamis, 3/5).


Negara paling berbahaya sejak awal tahun ini terhadap profesi wartawan adalah Afghanistan dengan 11 tewas, Meksiko (4 tewas), Suriah (4 tewas), Ekuador (3 tewas), India (3 tewas), Yaman (3 tewas), dan dua tewas di masing-masing negara, yakni Brasil , Gaza (Israel), Guatemala dan Pakistan.

Sementara itu tercatat ada satu wartawan yang tewas di Kolombia, Haiti, Irak, Liberia, Nikaragua, Rusia, Salvador, dan Slovakia selama empat bulan pertama tahun ini.

"Menyusul pembunuhan Daphne Caruana Galizia di Malta dan Jan Kuciak di Slovakia, Sekretaris Jenderal PEC Blaise Lempen menyerukan kepada negara-negara untuk mengambil langkah-langkah tambahan untuk melindungi wartawan dengan melakukan penyelidikan independen, ditambah dengan tindak lanjut untuk menjangkau para pelaku dan untuk membawa mereka untuk keadilan di semua tingkatan," kata PEC dalam sebuah keterangan. [mel]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya