Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Venezuela Segera Buka Pertukaran Mata Uang Di Bandara Dan Hotel

KAMIS, 03 MEI 2018 | 12:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Venezuela memberi lampu hijau untuk pertukaran mata uang yang akan dibuka di zona ekonomi khusus, bandara, hotel dan pusat pariwisata dalam waktu dekat ini.

"Kami akan membuka pertukaran mata uang dalam beberapa jam mendatang di seluruh negeri, bagi orang-orang yang harus melakukan semacam operasi pertukaran, terutama pengiriman uang, untuk memiliki cara legal untuk melakukannya," kata wakil presiden eksekutif, Tareck El Aissami seperti dimuat Xinhua (Rabu, 2/5).

Dia mengatakan tujuan dari langkah ini adalah untuk menghentikan mafia kejahatan terorganisir yang mendorong dan mempromosikan dolar Amerika Serikat yang sangat mempengaruhi ekonomi nasional.


El Aissami menambahkan bahwa pertukaran mata uang akan dibuka di empat zona ekonomi khusus yang dibuka oleh pemerintah, termasuk pulau Margarita, kepulauan Los Roques, semenanjung Paraguana dan daerah perbatasan Urena-San Antonio.

Pemerintah Venezuela juga berencana untuk segera merilis lebih banyak informasi mengenai bank mana yang akan diizinkan untuk mengoperasikan pertukaran mata uang.

Selama 15 tahun, Venezuela telah mempertahankan kontrol ketat atas nilai tukar, meskipun pasar gelap merajalela melihat pertukaran mata uang untuk lebih dari 10 kali tarif resmi. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya