Berita

Salah satu artefak Irak yang dikembalikan/Reuters

Dunia

AS Kembalikan 3.800 Artefak Irak Yang Diselundupkan

KAMIS, 03 MEI 2018 | 08:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Sekitar 3.800 artefak, termasuk tablet runcing Sumeria yang berasal dari tahun 2100 sebelum masehi, yang secara ilegal diselundupkan ke pengecer Hobby Lobby Stores Inc dikembalikan kepada pejabat Irak di Washington pada hari Rabu (2/5).

Pejabat Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai Amerika Serikat mengembalikan artefak ke Duta Besar Irak Fareed Yasseen di kediamannya di Washington.

"Kami akan terus bekerja sama untuk mencegah penjarahan barang antik dan memastikan bahwa mereka yang akan mencoba mengambil keuntungan dari kejahatan ini harus bertanggung jawab," kata Direktur Bertindak ICE Thomas Homan.


Hobby Lobby, pengecer seni dan kerajinan yang berbasis di Kota Oklahoma, setuju pada bulan Juli tahun lalu untuk menyerahkan barang antik yang diterimanya dan membayar USD 3 juta untuk menyelesaikan proses perdata yang dibawa oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Dimuat Reuters, perusahaan telah membeli lebih dari 5.500 artefak secara ilegal..

Presiden Hobby Lobby, Steve Green, adalah pendiri Museum of the Bible, yang dibuka di Washington pada tahun 2016. Lobi Hobby yang dikelola secara pribadi mengatakan artifak yang disita tidak dimaksudkan untuk museum. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya