Berita

M Roskanaedi/Kajati Sulut

Pertahanan

Kajati Sulut Instruksikan Awasi Ketat Jaksa

KAMIS, 03 MEI 2018 | 08:20 WIB | LAPORAN:

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kajati Sulut) M. Roskanaedi menginstruksikan agar dilakukan pengawasan ketat terhadap kinerja dan perilaku jaksanya di lapangan.

"Kepada para kepala Kejaksaan Negeri agar mengawasi dengan ketat semua anak buahnya. Jangan ada yang melakukan perbuatan yang tidak terpuji di lapangan. Kita melaksanakan tugas dengan lebih professional, proposional dan berintegritas," tutur Roskanaedi di hadapan jaksa para asisten, kabag Tata Usaha, para koordinator dan para kepala seksi/kasubag di lingkungan Kejati Sulut, kajari, kepala cabang Kejaksaan Negeri, serta seluruh pejabat struktural di lingkungan Kejari dan cabjari se-Sulawesi Utara, belum lama ini.

Dalam kegiatan itu, Kajati Sulut M Roskanaedi didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut Andi M. Iqbal Arief.


Roskanaedi mengatakan, Kejaksaan Sulut dipersiapkan menjadi kejaksaan yang modern, baik dari segi kinerja maupun dari segi penampilan fisik bangunan.

Ke depan, dirinya berharap, kejaksaan bekerja dengan sistem aplikasi yang disediakan.

"Kita akan selesaikan dan terapkan dalam tahun ini juga. Ini bisa kita selesaikan bila kita semua mendukung keberadaan aplikasi ini," tuturnya.

Kajati juga menjelaskan, dalam penanganan perkara agar dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku dan sesuai SOP. Roskanaedi menegaskan, setiap jaksa dan pegawai harus menjaga sikap dan perilaku yang lebih baik.

"Ke depan kita harus bekerja dengan ide-ide yang mempunyai nilai inovasi yang berguna bagi institusi dan masyarakat," jelasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya