Berita

Facebook/Net

Dunia

Di Tengah Skandal, Cambridge Analytica Ditutup

KAMIS, 03 MEI 2018 | 07:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan konsultasi politik yang berbasis di Inggris, Cambridge Analytica ditutup pekan ini.

Perusahaan itu menjadi sorotan telah dituduh menggunakan data pribadi jutaan pengguna Facebook untuk mempengaruhi hasil pemilihan presiden Amerika Serikat 2016 dan referendum Brexit Inggris.

Perusahaan itu dituduh dengan tidak benar memperoleh informasi pribadi atas nama klien politik.


Menurut Facebook, data tentang hingga 87 juta anggotanya diambil oleh aplikasi kuis dan kemudian diteruskan ke konsultasi politik.

Kendati ditutup, Facebook akan tetap melakukan penyelidikannya sendiri terhadap masalah ini.

"Ini tidak mengubah komitmen dan tekad kami untuk memahami dengan tepat apa yang terjadi dan memastikan itu tidak terjadi lagi," kata seorang juru bicara Facebook..

"Kami melanjutkan penyelidikan kami bekerja sama dengan pihak berwenang yang relevan," smabungnya seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya