Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Bisnis Racun Kalajengking, Khayalan Jokowi Tingkat Paripurna

RABU, 02 MEI 2018 | 23:42 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Presiden Joko Widodo dinilai tidak pantas melontarkan pernyataan tentang racun kalajengking yang bernilai tinggi dan bisa membuat orang cepat kaya dalam pidatonya.

"Pernyataan (Jokowi) itu menunjukkan kebingungan sebagai kepala negara dalam mencari solusi atas permasalahan ekonomi rakyat. Ini degradasi sikap seorang pemimpin," ujar aktivis nelayan Rusdianto Samawa kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan elektronik, Rabu (2/5).

Jika menggunakan analisis teori komunikasi dengan pendekatan fenomena, ide Presiden Jokowi untuk melakukan budidaya kalajengkin adalah sebuah peluang. Namun di sisi lain hal yang konyol bila ditinjau dari SDA Indonesia yang melimpah.


Mengutip Litle John, Rudianto menyatakan bahwa isyarat dan pesan seorang pemimpin harus disampaikan secara lugas dan mampu dicerna oleh publik dan bernilai tinggi.

"Abstraksi pesan politik Jokowi dalam narasi "bisnis racun kalajengking" sangat dangkal manfaatnya," terang dia.

Masih kata dia, selaku presiden semestinya argumentasi didasarkan pada realitas, bukan angan-angan karena sangat bertolak belakang dengan prinsip jabatan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai akademis.

"Presiden memberikan saran kepada rakyatnya atasi krisis ekonomi dengan beternak dan bisnis racun kalajengking, ini khayalan tingkat paripurna," selorohnya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya