Berita

Politik

Kementerian Harus Respons Cepat Bisnis Racun Kalajengking Jokowi

RABU, 02 MEI 2018 | 18:16 WIB | LAPORAN:

Pernyataan Presiden Joko Widodo soal bisnis racun kalajengking tidak bisa dianggap sepele. Pernyataan itu adalah instruksi yang mesti direspons cepat karena bisa mengurangi angka pengangguran.

"Kalau harus dimulai sekarang, industri perbankkan harus membuka pelung kredit bagi usaha peternakan kalajengking," kata peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/5).

Jokowi tak bisa lempas tanggung jawab atas pernyataannya itu. Jokowi juga harus segera menginstruksikan Kementerian Perdagangan untuk melalukan lobi-lobi bagi pasar racun kalajengking yang nantinya akan diproduksi di Indonesia.


"Kalau ini untuk pasar ekspor, pemerintah harus jelaskan apakah racun ini termasuk barang legal?" ucap Salamuddin.

Menteri Perindustrian pun, kata dia, harus segera mempersiapkan industri pendukung agar racun kalajengking tidak diekspor dalam bentuk bahan mentah.

Lebih lanjut, Salamuddin bilang Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dakhiri mempersiapkan balai latihan kerja (BLK) sehingga peternak kalajengking Tanah Air mumpuni dan racun kalajengking yang diproduksi berkualitas tinggi.

"Lembaga-lembaga penelitian di bawah pemerintah harus memberi fokus kepada penelitian pengembangan komoditas kalajengking jenis racun paling mahal di dunia saat ini," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya Jokowi melontarkan tips cepat kaya dengan memelihara kalajengking. Hal itu disampaikan Jokowi di acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrembangnas) dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (30/4).

Dalam pidatonya Jokowi memaparkan tentang komoditas yang paling mahal di dunia bukan emas, melainkan bisa kalajengking. Kata dia, bisa kalajengking ini berharga 10, 5 juta dolar AS per liter atau jika dirupiahkan mencapai Rp 145 miliar per liter.

Atas alasan itu dia meminta kepala daerah untuk mengumpulkan racun kalajengking jika ingin kaya, ketimbang harus korupsi uang rakyat.

"Pak gubernur, pak bupati, pak walikota kalau mau kaya cari racun kalajengking," ucap Jokowi.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya