Berita

Politik

Jokowi Alihkan Perhatian Rakyat Pakai Racun Kalajengking

RABU, 02 MEI 2018 | 18:09 WIB | LAPORAN:

Pernyataan Presiden Joko Widodo tentang racun kalajengking yang bernilai tinggi dan bisa membuat orang cepat kaya dianggap tidak pantas diucapkan pemimpin nasional.

Jurubicara Jaringan '98, Ricky Tamba, sampai menyebut pernyataan tersebut sangat "ngawur".

"Pernyataan presiden ini ngawur karena presiden malah memberikan ide yang membahayakan keselamatan masyarakat," katanya di sela Majelis Reboan yang diselenggarakan oleh Indonesian Democracy Monitor (InDEMO) bertajuk "20 Tahun Reformasi dan Arah Gerakan Pro Demokrasi Indonesia" di Metro Pasar Baru, Krekot Bunder, Jakarta Pusat, Rabu (2/5).


Dia menuntut Presiden Jokowi lebih berusaha membuka saluran dana yang lebih luas ke publik demi peningkatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Pernyataan Jokowi dalam acara Musrenbangnas dua hari lalu itu ia anggap mencerminkan kepanikan pemerintah dan usaha mengalihkan publik dari kegagalan pemerintah menyejahterakan rakyat.

"Ini adalah bentuk kepanikan beliau untuk mengalihkan kegagalan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan juga panik dalam menghadapi gelombang kritik soal TKA asing, penjualan aset strategis dan lain sebagainya," tambahnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya