Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengapresiasi pihak kepolisian yang telah bergerak cepat membentuk tim untuk menginvestigasi dugaan intimidasi itu yang dialami seorang ibu saat Car Free Day (CFD) di Bundaran HI, Senin (30/4).
Jurubicara PSI bidang Hukum dan Koordinator Dini Purwono menjelaskan bahwa Kepolisian sebenarnya telah membentuk tim untuk melakukan investigasi, meski belum ada pelaporan dari korban atau masyarakat.
Itu artinya, sambung dini, laporan yang dilayangkan PSI atas kasus ini bisa dianggap sebagai bentuk dukungan bagi pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas.
"Jadi laporan kami ini dapat dianggap sebagai bentuk dukungan kami kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas para pelaku aksi intimidasi tersebut," ujar Dini yang juga merupakan caleg PSI Dapil Jateng I itu kepada wartawan, Rabu (2/5).
Selain itu, laporan PSI juga merupakan bentuk nyata kecaman PSI atas segala bentuk tindakan kekerasan, intimidasi, dan intoleransi terhadap warga negara, terutama terhadap perempuan dan anak.
PSI juga ingin menyampaikan pesan moral kepada setiap warga negara Indonesia untuk berani bersuara melawan aksi initimidasi dan aksi-aksi inkonstitusional lainnya.
"Warga negara yang baik tidak boleh membiarkan hal-hal yang tidak baik dan melanggar hukum. Pembiaran itu berarti kita memilih untuk diam dan tidak melakukan apa-apa pada saat kita mengetahui adanya pelanggaran hukum," jelas Dini.
[ian]