Berita

Foto: Istimewa

Dunia

Raja Maroko Dan Presiden Kongo Luncurkan Proyek Situs Pembongkaran Ikan

RABU, 02 MEI 2018 | 14:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Mohammed VI dari Maroko dan Presiden Kongo Denis Sassou N'Guesso meluncurkan konstruksi situs pembongkaran ikan di Brazzaville awal pekan ini.

Proyek ini mengabadikan Visi Royal kerjasama Selatan-Selatan berdasarkan pertukaran pengetahuan, keterampilan, keahlian dan sumber daya.

Selain memperkuat hubungan kedua negara, proyek ini sekaligus menegaskan kembali ambisi kedua belah pihak untuk mengkonsolidasikan hubungan mereka di bidang perikanan dan pelestarian sumber daya dan perlindungan lingkungan laut.


Kerjasama ini juga dijalin untuk merangsang kerjasama lanjutan dalam berbagai cabang kegiatan industri perikanan, dan khususnya promosi penangkapan skala kecil, dan untuk meningkatkan kondisi hidup dan kerja dari komunitas nelayan skala kecil.

Situs bernilai sekitar 30 juta dirham itu dibangun di sebidang 1,7 hektar, dengan area tertutup 2.250 hektar. Fasilitas ini akan menyediakan untuk konstruksi pekerjaan perlindungan maritim dan suprastruktur terkait dengan penanganan, pengemasan, pemasaran dan pengolahan produk perikanan skala kecil, termasuk pasar ikan, area penyimpanan dingin, ruang sosio-kolektif, kantor administrasi, 150 toko nelayan, bengkel perbaikan mekanik dan perahu dan kamar anak-anak.

Proyek sosio-ekonomi ini dijadwalkan untuk dibangun selama 24 bulan dan dimaksudkan untuk berkontribusi pada pemulihan sektor perikanan skala kecil, melalui organisasi dan pengawasan profesi, peningkatan dan peningkatan kualitas produk, dan promosi kondisi hidup dan kerja nelayan skala kecil.

Pembangunan fasilitas ini juga akan memungkinkan penciptaan pekerjaan baru, perang melawan kemiskinan, optimalisasi kinerja ekonomi penangkapan ikan skala kecil, peningkatan pendapatan penerima manfaat, dan peningkatan kondisi kesehatan dan kebersihan. [mel]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya