Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu menyayangkan rencana mogok kerja karyawan Garuda Indonesia yang dimotori Sekber Garuda.
Sekretaris Jenderal FSP BUMN Bersatu, Tri Sasono menilai rencana aksi yang mempermasalahkan susunan direksi hasil RUPS PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada Sabtu (19/4) lalu, itu kurang tepat sasaran.
"Hakekatnya serikat pekerja itu harus memperjuangkan domain kesejahteraan pekerja dan kalau di BUMN lebih spesifik menjaga agar BUMN memiliki keberlangsungan bisnis yang menjanjikan sebagai perusahaan pelat merah yang memiliki daya saing yang kompetitif," tegas Tri Sasono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/5).
Tri menuturkan, banyak yang menduga aksi tersebut ditunggangi oleh pihak-pihak yang ingin mengambil kepentingan dari kisruh internal yang dialami maskapai Garuda.
Pada dasarnya, lanjut dia, visi dan perspektif membangun kinerja perusahaan yang baik yang disuarakan serikat bersama tersebut merupakan hal yang patut diamini.
Namun, ketika upaya aspirasi tersebut yang dicanangkan melalui agenda mogok kerja berdampak pada ketidakstabilan kondisi operasional perusahaan tentunya menjadi hal yang serius perlu didiskusikan. Apalagi jika ini menyangkut hajat konsumen Garuda Indonesia.
"Apakah kemudian menjadi ideal mengukur kualitas kinerja manajemen yang baru terpilih?" tanyanya.
Ia percaya serikat pekerja adalah "orang dalam" yang tentunya sudah pintar berhitung potensi kerugian seperti yang akan dialami perusahaan ketika indikasi tekanan dan ultimatum mogok kerja disuarakan.
"Rasanya kita kemudian kembali harus berpikir keras untuk menerka motif rekan rekan serikat pekerja dan APG tersebut," terangnya.
"Jika memang yang mereka perjuangkan adalah keberlangsungan operasional perusahaan, justru melalui aksi yang mereka canangkan akan mencederai hal-hal yang mereka perjuangkan," imbuh Tri.
Menurut dia, Sekarga dan APG harus berhati hati dalam menyuarakan kepentingan pekerja di Garuda.
"Masih ada jalan yaitu dengan mediasi misalnya, serta memberikan masukan-masukan yang berupa kritik membangun untuk kemajuan Garuda tentunya dengan tetap mengedepankan komitmen kebersamaan untuk Garuda Indonesia yang lebih baik," tukasnya.
[wid]