Berita

Rizal Ramli/Repro

Politik

Rizal Ramli Berani Negosiasi Dengan Xi Jinping Untuk Batasi Tenaga Kerja China

SELASA, 01 MEI 2018 | 22:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kehadiran tenaga kerja asing (TKA) terutama dari Republik Rakyat China (RRC) menjadi isu penting karena, antara lain, pemerintah Indonesia tidak memiliki keberanian bernegosiasi dengan pemerintah China.

Menurut ekonom senior Rizal Ramli, pemerintah Indonesia seharusnya  berani bernegosiasi dengan pemerintahan Xi Jinping di China untuk menbatasi kehadiran TKA China di Indonesia, maksimal 5 persen.

"Pemerintah Indonesia tidak punya nyali untuk negosiasi dengan China. Kami yakin, ini mohon maaf, kita bisa batasi tenaga kerja China maksimum sampai 5 persen. Malaysia saja bisa membatasi di bawah 10 persen," ujarnya saat berbicara di Indonesian Lawyers Club, malam ini (Selasa, 1/5).


"Kita pun bisa di bawah 3 sampai 5 persen dan hanya memperkenankan yang skilled dan expert. Kalau pemerintah ini tidak punya nyali, tunggu Rizal Ramli jadi presiden tahun 2019," kata Rizal Ramli lagi.

Rizal juga mengatakan, dalam kaitannya dengan May Day, tidak cukup berhenti hanya pada slogan kerja, kerja, kerja.

"Yang lebih penting itu rakyat yang bekerja," demikian Rizal Ramli.

Sejumlah tokoh lain hadir dalam diskusi yang dipandu Karni Ilyas itu, seperti Yusril Ihza Mahendra, Fadli Zon dan Adian Napitupulu. [dem] 

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya