Berita

Taliban/Net

Dunia

Mortir Taliban Dimainkan Anak-anak, Tiga Orang Tewas

SENIN, 30 APRIL 2018 | 12:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak tiga orang tewas akibat mortir yang diduga peninggalan kelompok militan Taliban di Afghanistan.

Mortir itu mulanya tidak meledak dan ditemukan oleh sekelompok anak. Mereka kemudian bermain-main dengan mortir tersebut. Namun mortir itu ternyata masih aktif dan meledak tak lama setelahnya.

Akibatnya, seorang ibu, putrinya, dan seorang gadis lainnya meninggal ketika mortir itu meledak di distrik Sorkhrod di Nangarhar akhir pekan kemarin.


Selain korban tewas, delapan orang lainnya terluka, termasuk dua perempuan.

Mortir tersebut diyakini telah ditembakkan oleh militan Taliban pada hai sebelumnya, namun tidak meledak.

Taliban sendiri telah mengobarkan perang pahit di Afghanistan dengan tujuan akhir memerintah negara dan memaksakan interpretasi yang ketat terhadap hukum Islam. Kelompok ini mengendalikan Afghanistan hingga 2001, ketika digulingkan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat yang menyerbu negara itu menyusul serangan 9/11.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah gerilyawan Taliban telah mengambil kendali atas wilayah-wilayah yang signifikan di negara itu. Demikian seperti dimuat CNN. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya