Berita

Foto: Istimewa

Menko PMK Bangga Dengan Lembaga Islam Moderat

SENIN, 30 APRIL 2018 | 11:59 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Lembaga-lembaga pendidikan Islam harus terus menyebarkan pemikiran yang rahmatan lil Alamin, santun, moderat, dan toleran. Hal ini seperti dilakukan PB Mathla’ul Anwar yang berkontribusi memajukan pendidikan Islam dan senantiasa menyampaikan dakwah dengan moderat, santun. serta mengedepankan toleransi.

Demikian disampaikan Menko PMK Puan Maharni saat bersilaturahim dengan Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia dan PB Mathla’ul Anwar, di Perguruan Mathla’ul Anwar, Menes, Pandeglang, Banten. Menurut Puan, ajaran yang selama ini dikembangkan para sesepuh dan pendiri Mathla'ul Anwar, hendaknya terus dijaga oleh pelajar dan mahasiswa yang menimba ilmu di Mathla’ul Anwar.

Menko Puan mengaku tersanjung kedatangannya disambut tulus para tokoh dan pelajar Mathla'ul Anwar. Organisasi ini berdiri sejak 1916.


"Atas nama pemerintahan Presiden Joko Widodo, saya mengucapkan  terima kasih karena peran Mathla'ul Anwar dalam mendidik calon pemimpin bangsa," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Menko Puan menceritakan pengalamannya menemui Grand Sheikh Al Azhar Ahmad Mohammad Tayeb, di Mesir. Dia menyampaikan dibahasnya potensi kerja sama riil untuk membangun Islam moderat dan meminimalisasi Islam radikal melalui pengembangan kurikulum di Al Azhar serta pendidikan bagi calon dai. Menurut Puan, Mathla’ul Anwar juga berperan dalam pengembangan kurikulum Islam moderat.

"Kita perlu mengembangkan kurikulum Islam yang moderat di Indonesia, dimulai sejak SD hingga Perguruan Tinggi," ucap Puan.

Kemudian, Menko yang suka dengan kesenian tradisional itu menyampaikan kegiatannya  mengecek persiapan ibadah haji 2018 guna memastikan pelayanan dan fasilitasnya lebih baik dari tahun sebelumnya. Dirinya meminta pengurus Mathla’ul Anwar memberikan masukan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pemerintah, sebutnya, siap menerima masukan dan kritik dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Puan juga membagikan sejumlah bantuan sosial pemerintah kepada masyarakat Pandeglang, di antaranya, KIP ATM kepada 250 anak dan KIP kepada 50 anak, 95 paket tas sekolah dengan perlengkapannya, PKH kepada 100 orang, 60 kitab suci Al Quran sebanyak, 10 kitab suci Al Quran braille, serta 100 paket peralatan ibadah untuk anak-anak. [mel]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya