Berita

Kim Jong Un dan Moon Jae In/Net

Dunia

Cerita Kim Jong Un Soal Kereta Di Korea Utara

SABTU, 28 APRIL 2018 | 14:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pertemuan bersejarah Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In di perbatasan kedua negara kemarin (Jumat, 27/4) diwarnai senyum di bibir keduanya.

Kim tampak senang bertemu dengan Moon, begitupun sebaliknya. Keduanya tampak akrab berjabat tangan dan berbincang serta berbagi tawa.

Reuters
memuat bahwa pada satu titik, Kim bergurau bahwa peluncuran misil pagi hari di Korea Utara kemungkinan telah membangunkan Moon berkali-kali, dan berjanji untuk tidak melakukan itu lagi.


Kim juga mengatakan ia telah mendengar hal-hal yang mengesankan tentang kereta ekspres Korea Selatan. Kim mengatakan pada Moon bahwa dia mungkin akan menemukan sistem kereta api Korea Utara tidak cukup nyaman jika dibandingkan dengan Korea Selatan, bila suatu saat Moon berkunjung ke Pyongyang.

Kim juga memuji kualitas kereta api yang menghubungkan Seoul dan PyeongChang, tempat Olimpiade Musim Dingin 2018 di bulan Februari.

Selama pembicaraan, Kim menyatakan pandangan bahwa, jika Moon mengunjungi Pyongyang, akan lebih baik baginya menggunakan pesawat terbang karena infrastruktur transportasi Korea Utara tidak nyaman dan harus diperbaiki lebih lanjut.

"Jika Anda mengunjungi (Korea Utara), setelah tinggal di lingkungan seperti itu, itu akan memalukan bagi kami," kata Kim, menurut para pejabat.

"Kami akan mempersiapkan diri untuk lebih mengakomodasi Anda ketika Anda datang," sambungnya.

Pertemuan itu merupakan kali pertama terjadi antara dua negara serumpun sejak lebih dari satu dekade terakhir. Pertemuan itu menandai banyak perubahan arah kebijakan hubungan kedua negara di masa depan yang mengarah pada perdamaian. [mel]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya